malu-malu

malu-malu

Jumat, 31 Desember 2010

file tradisional vs DBMS

1.    Jelaskan konsep2 dasar organisasi file dan masalah pengelolaan sumber data dalan lingkungan file tradisional
       Sistem Komputer mengorganisasikan data dalam hierarki yang dimulai dengan bit dan byte, lalu berlanjut ke field, record, file, dan basis data. Berbagai area dan kelompok fungsional yang berbeda diberikan izin untuk mengembangkan file sendiri.

       Seiring waktu, lingkungan file tradisional ini menimbulkan masalah-masalah, seperti redundansi data dan inkonsistensi data, ketergantungan data-program, tidak fleksibel, buruknya keamanan, serta kurangnya pembagian dan ketersediaan data.
Tehnik manajemen tradisional ini membuat organisasi sulit melacak setiap bagian data yang digunakan secara sistematis dan mengatur data ini sehingga dapat diakses dengan mudah. Berbagai area dan kelompok fungsional yan berbeda didizinkan untuk mengembangkan file sendiri. Seiring dengan waktu, lingkungan file tradisional ini menimbulkan masalah , seperti redundansi data dan inkonsistensi data, ketergantungan data-program. Tidak flexible, burknya kemanan , serta kurangnya pembagian dan ketersediaan data.

Organisasi file adalah teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan pada file. Suatu file mempunyai nama dan diacu berdasarkan nama tersebut. Juga mempunyai komponen lain seperti tipe, waktu pembuatan, nama dan nomoraccount dari pembuatnya, besar ukuran file.  Kita dapat menulis informasi, mengubah informasi, menambah dan menghapus informasi dalam file.

TIPE FILE :

Database dibentuk dari kumpulan file/tabel yang dikategorikan dalam beberapa tipe :
a.      File Induk (master file)
Merupakan file yang harus terus ada selama sistem  informasi digunakan. File induk dibedakan menjadi 2 (dua) :
-          File induk acuan (reference master file), yaitu file induk yang bersifat statis, jarang diubah dan tidak berubah karena terjadi transaksi (file daftar gaji, file daftar mata kuliah).
-           File induk dinamik (dynamic master file), yaitu file induk yang isinya berubah dan dimutahirkan (updated) sebagai akibat dari transaksi (file induk persediaan, file induk langganan/pelanggan).

b.      File Transaksi (transaction file)
Merupakan file yang selalu bertambah setiap terjadi transaksi baru file ini berfungsi untuk menyimpan secara detail setiap transaksi yang terjadi. File ini disebut juga file input (input file)

c.        File Laporan (report file)
File ini disebut juga file output (output file), yang berisi informasi yang akan ditampilkan. File ini dibuat untuk mempersiapkan pembuatan suatu laporan, dan biasanya digunakan bila printer belum siap atau sedang digunakan untuk proses yang lain.

d.      File Sejarah (history file)
File yang berisi dengan data yang sudah tidak aktif lagi tetapi perlu disimpan untuk keperluan (dokumentasi) tertentu. File ini disebut juga file arsip (archival file).

e.       File Cadangan (backup file)
Berisi salinan file yang masih digunakan yang digunakan  sebagai cadangan jika terjadi kerusakan pada file aslinya.

f.       File Kerja (working file)
Disebut juga file sementara (temporary file) atau scratch file. File ini dibuat oleh suatu proses dari sistem operasi dan DMBS karena memori komputer tidak mencukupi atau untuk menghemat pemakaian memori selama proses, dan dihapus bila proses telah selesai.
Masalah dengan lingkungan file tradisional.

n  Redundansi dan inkonsisten data
o   Redundansi data adalah duplikasi data dalam beberapa file data sehingga data yang sama di simpan di dalam lebih dari 1 lokasi. Redundansi data terjadi ketika kelompok yang berbeda dalam organisasi mendapatkan data yang sama secara independen dan menyimpannya secara independen juga.
n  Ketergantungan program data.
o   Mengacu pada pasangan data yang tersimpan dalam file dan program tertentu yang dibutuhkan untuk memperbarui memelihara file tersebut sehingga perubahan dalam programnya membutuhkan perubahan dalam datanya.
n  Kurangnya fleksibelitas
o   Sisterm file tradisional dapat mengirim laporan terjdwal rutin setelah dilakukan pemrograman yang ekstensif, tapi tidak dapat mengirim laporan khusus atau merespon kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi secara tepat waktu.
n  Keamanan yang buruk
o   Karena kendala terhadap data dan pengelolaannya kurang, akses kepada dan penyebaran dari informasi mungkin tidak dapat dilakukan.
n  Kekurangan dalam pembagian dan ketersediaan data
o   Karena potongan-potongan informasi di dalam bagian yang berbada dari organiasasi tidak dapat dihubungankan satu dengan yang lainnya, maka mustahil informasi tersebut dapat dibagikan atau akses secara tepat.





2.    Jelaskan sistem management basis data dan fitur basis data

Sistem informasi basis data adalah peranti lunak yang memudahkan organisasi untuk memusatkan data, mengelola data secara efisien, dan menyediakan akses data bagi program aplikasi. SMBD bertindak sebagai antar muka antara program aplikasi dan file data fisik
Sistem manajemen basis data (database management system-DBMS) terdiri atas peranti lunak yang memungkinkan dilakukannya pemusatan data dan manajemen data sehingga kegiatan bisnis mempunyai sumber yang konsisten untuk semua data yang dibutuhkan. Fitur yang paling penting dari DBMS adalah kemampuannya memisahkan tampilan data secara logis dan fisik. Pengguna bekerja dengan tampilan logis. DBMS mencari informasi sehingga pengguna tidak perlu memikirkan lokasi fisiknya. Sistem basis data merupakan perpaduan antara basis data dan sistem manajemen basis data (SMBD). Komponen-komponen sistem basis data meliputi :
ü  Perangkat Keras (Hardware) sebagai pendukung operasi pengolahan data.
ü  Sistem Operasi (Operating System) atau perangkat lunak untuk mengelola basis data.
ü  Basis data (Database) sebagai inti dari sistem basis data.
ü  Sistem Manajemen Basis Data (SMBD).
ü   Pemakai (User).
ü   Aplikasi lain.
Perangkat untuk menjaga abstraksi data dikenal dengan sebutan data model. Data model merupakan kumpulan konsep yang dapat digunakan untuk menggambar struktur data.
. Beberapa fitur yang secara umum tersedia adalah:
Ø  Keamanan : DBMS menyediakan sistem pengamanan data sehingga tidak mudah diakses oleh orang yang tidak memiliki hak akses.
Ø  Independensi : DBMS menjamin independensi antara data dan program, data tidak bergantung pada program yang meng-akses-nya, karena struktur data-nya dirancang berdasarkan kebutuhan informasi, bukan berdasarkan struktur program. Sebaliknya program juga tidak bergantung pada data, sehingga walaupun struktur data diubah, program tidak perlu berubah.
Ø  Konkruensi / data sharing : data dapat diakses secara bersamaan oleh beberapa pengguna karena manajemen data dilaksanakan oleh DBMS
Ø  Integritas : DBMS mengelola file-file data serta relasi-nya dengan tujuan agar data selalu dalam keadaan valid dan konsisten
Ø  Pemulihan : DBMS menyediakan fasilitas untuk memulihkan kembali file-file data ke keadaan semula sebelum terjadi-nya kesalahan (error) atau gangguan baik kesalahan perangkat keras maupun kegagalan perangkat lunak.
Ø  Kamus / katalog sistem : DBMS menyediakan fasilitas kamus data atau katalog sistem yang menjelaskan deskripsi dari field-field data yang terkandung dalam basisdata.
Ø  Perangkat Produktivitas : DBMS menyediakan sejumlah perangkat produktivitas sehingga memudahkan para pengguna untuk menarik manfaat dari database, misalnya report generator (pembangkit laporan) dan query generator (pembangkit query / pencarian informasi).
3.    Jelaskan konsep yang penting dalam perancangan basis data

Perancangan basis data yang sesuai memerlukan perancang basis data untuk mengidentifikasi dengan tepat penggunaan basis data yang diharapkan. Perancangan basis data transaksi menekankan data konsisten dan keakuratan serta kecepatan operasional. Perancangan basis data data warehouse mengenali penggunaan dari historis dan pengumpul data. Perancangan basis data untuk digunakan pada lingkungan terpusat, pengguna tunggal (single-user) yang memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dari yang digunakannya di dalam perancangan terdistribusi, banyak pengguna (multiuser) basis data. Suatu basis data yang dirancang dengan baik akan memudahkan manajemen data dan menghasilkan informasi yang berharga dan akurat.
TUJUAN PERANCANGAN BASIS DATA :

v  untuk  memenuhi  kebutuhan-kebutuhan konten informasi dari pengguna dan
o   aplikasi-aplikasi tertentu
v  menyediakan struktur informasi yang alami dan mudah dipahami
v  mendukung  kebutuhan-kebutuhan  pemrosesan  dan  objektifitas  kinerja (waktu respon, waktu pemrosesan, dan ruang penyimpanan)

n  Sistem informasi suatu organisasi berbasiskan komputer terdiri atas :
Ø     basis data
Ø     perangkat lunak basis data
Ø     perangkat lunak aplikasi
Ø     perangkat keras
Ø     Personal

            Mendesain basis data membutuhkan rancangan logis dan rancangan fisik. Rancangan logis memodelkan basis data dari sebuah perspektif bisnis. Model data organisasi seharusnya menggambarkan proses-proses bisnis dan kebutuhan pengambilan keputusan yang penting. Basis data relasional yang dirancang dengan baik tidak akan mempunyai hubungan banyak ke banyak, dan semua atribut untuk entitas tertentu hanya akan digunakan pada entitas itu. Rancangan basis data juga memerhatikan apakah seluruh basis data atau sebagian dari basis data dapat didistribusikan kepada lebih dari satu lokasi untuk meningkatkan respons dan memperkecil kerentanan dan mengurangi biaya.

            Terdapat dua jenis utama dari basis data terdistribusi: basis data yang direplikasi dan basis data terpartisi. Perancangan basis data mengacu pada aktivitas yang memusatkan pada perancangan dari struktur basis data yang akan digunakan untuk menyimpan dan mengatur pengguna akhir data. Basis data yang baik yaitu adalah, basis data yang memenuhi semua kebutuhan pengguna. strukturnya harus dirancang secara hati-hati. Suatu basis data yang dirancang dengan baik akan memudahkan manajemen data dan menghasilkan informasi yang berharga dan akurat.

4.    Evaluasi perangkat dan teknologi penyediaan informasi dari basis data untuk meningkatkan  kinerja bisnis dan proses pengambilan keputusan
Dalam perusahaan besar, dengan basis data atau sistem yang besar untuk fungsi yang berbeda, seperti produk, penjualan, dan akuntansi, kemampuan dan alat khusus dibutuhkan untuk menganalisis data dalam jumlah yang sangat besar dan untuk menghubungkan data dari berbagai macam sistem. Kemampuan ini meliputi gudang data, penggalian data, dan berbagai alat untuk menghubungkan basis data internal di seluruh web.

-          Gudang Data
Gudang data adalah basis data yang menyimpan data yang sekarang dan terdahulu yang mungkin diminati oleh para pembuat keputusan di seluruh perusahaan. Gudang data menggabungkan dan menstandarkan informasi dari basis data operasional yang berbeda sehingga informasi dapat digunakan di seluruh perusahaan untuk analisis dan pembuatan keputusan manajemen.

-          Data Mart
Data mart adalah subset dari gudang data yang didalamnya terdapat ringkasan atau porsi data perusahaan yang sangat ter fokus ditempatkan dalam basis data terpisah untuk suatu populasi atau pengguna tertentu.
Contohnya : perusahaan mungkin mengembangkan pemasaran dan penjualan data mart untuk berurusan dengan informasi pelanggan.

5.    Jelaskan peranan dari kebijakan informasi administrasi data dan penjaminan kualiatas dalam manajemen sumber daya organisasional

       Mengembangkan lingkungan basis data membutuhkan kebijakan dan prosedur untuk mengelola data organisasi dan juga model data dan tekhnologi basis data yang baik. Kebijakan informasi yang formal mengelola pemeliharaan, distribusi, dan penggunaan informasi didalam organisasi. Data yang tidak akurat, tidak lengkap, atau tidak konsisten dapat menimbulkan masalah operasional dan keuangan yang serius untuk bisnis karena dapat menciptakan ketidaktepatan dalam harga produk, rekening pelanggan, dan data persediaan, yang dapat berlanjut pada diambilnya keputusan yang salah untuk bertindak. Hal ini meliputi penggunaan standar data secara keseluruhan perusahaan, basis data yang dirancang untuk meminimalisasikan inkonsistensi dan redundansi data, audit kualitas data, dan peranti lunak pembersihan data.





0

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar